BAB V Rangkaian Listrik

Perbedaan dan Rumus Rangkaian Seri dan Paralel

Tujuan Pembelajaran :

Setelah mempelajari materi ini siswa dapat

  1. Memahami perbedaan – perbedaan pada rangkaian seri dan paralel.
  2. Memahami rumus rangkaian seri dan paralel.
  3. Menyelesaikan soal dengan rumus-rumus.
Image result for rangkaian seri dan paralel smp
sumber : sainsseru.com

Perbedaan Rangkaian Seri dan Rangkaian Pararel

Perbedaan rangkaian seri dan rangkaian paralel dapat ditinjau dari beberapa faktor seperti cara penyusunan komponen listriknya, penggunaan saklar dan kabelnya, kontinuitas komponen listrik dan hambatan totalnya. Berikut penjelasan selengkapnya:

Cara Penyusunan Komponen Listrik
Perbedaan rangkaian seri dan rangkaian paralel yang pertama terletak pada cara penyusunan komponen listriknya. Cara mengidentifikasi kedua rangkaian ini dapat dilakukan dengan mudah yaitu cukup melihat cara memasang komponen listriknya saja. Komponen rangkaian secara paralel disusun secara berderet dari sumber energi listriknya, sedangkan rangkaian secara seri disusun secara berurutan dari sumber energi listriknya.

Perbedaan rangkaian seri dan rangkaian paralel tidak hanya itu saja. Adapula perbedaan lain terkait penghubung kabelnya. Pada rangkaian secara paralel, semua komponen dihubungkan dengan bercabang cabang namun tetap berkaitan dengan satu daya yaitu kutub negatif dan positifnya. Maka dari itu setiap cabang akan dialiri arus listrik yang besarnya berbeda beda namun besar tegangan pada setiap cabang sama. Sedangkan rangkaian secara seri, semua komponennya tidak bercabang sehingga arah arusnya searah. Maka dari itu besar arus listrik yang mengalir jumlahnya sama namun besar tegangannya berbeda beda. Rangkaian secara seri ini memiliki tegangan yang berasal dari jumlah masing masing hambatannya. Tetapi besar hambatan tersebut berasal dari hasil bagi antara tegangan dengan kuat arus listrik.

Penggunaan Saklar dan Kabel
Perbedaan rangkaian seri dan rangkaian paralel selanjutnya terletak pada penggunaan saklar dan kabelnya. Untuk pemasangan komponen listrik secara seri membutuhkan saklar dan kabel yang jumlahnya sedikit sehingga sering disebut rangkaian hemat biaya. Jenis rangkaian ini banyak digunakan untuk memasang listrik rumah seperti senter ataupun batere remote TV. Sedangkan untuk pemasangan komponen listrik secara paralel membutuhkan saklar dan kabel yang banyak karena memiliki cabang yang cukup banyak pula. Maka dari itu rangkaian listrik secara paralel sering disebut rangkaian mahal. Apabila dilihat dari segi biayanya, rangkaian listrik secara seri ini sangat direkomendasikan untuk penerangan rumah tangga jika dibandingkan dengan rangkaian secara paralel.

Kontinuitas Komponen Listrik
Perbedaan rangkaian seri dan rangkaian paralel selanjutnya terletak pada kontinuitas komponen listriknya. Untuk kontinuitas rangkaian secara seri memiliki konsep seluruh komponennya akan ikut padam/mati jika saklarnya dimatikan. Hal tersebut terjadi karena arus daya yang menghubungkan seluruh komponennya berjalan secara searah. Kemudian untuk kontinuitas rangkaian secara paralel memiliki konsep yang apabila salah satu lampu dimatikan maka lampu lampu lainnya tidak akan ikut mati. Hal ini dapat terjadi karena setiap cabang pada rangkaian ini saling terhubung dengan satu daya pada kutub negatif dan positifnya.

Hambatan Total
Perbedaan rangkaian seri dan rangkaian paralel selanjutnya terletak pada hambatan totalnya. Untuk hambatan total pada rangkaian listrik secara seri dapat diketahui besarnya dengan cara menjumlahkan seluruh hambatannya (Resistor) saja, karena aliran arus listriknya melalui setiap hambatan yang ada pada rangkaian tersebut. Ini artinya hambatan total berasal dari jumlah hambatan 1, hambatan 2 dan seterusnya. Sedangkan untuk rangkaian secara paralel memiliki besar hambatan yang lebih kecil karena satu dayanya akan mengaliri arus yang berbeda pada setiap hambatannya. Ini artinya besar hambatan total paralel berasal dari jumlah satu per hambatan satu, satu per hambatan dua dan seterusnya.

Daftar Perbedaan Rangkaian Seri dan Rangkaian Paralel

RUMUS RANGKAIAN SERI DAN PARALEL

Rangkaian Seri

sumber : autotunggal.com

Adapun rumus rangkaian serinya yaitu:

Rs = R1 + R2 + R3 + . . .

Keterangan:
Rs = Hambatan Total Rangkaan Seri (Ω atau Ohm)
R1 = Hambatan Pertama (Ω atau Ohm)
R2 = Hambatan Kedua (Ω atau Ohm)
R3 = Hambatan Ketiga (Ω atau Ohm)

Rangkaian Pararel

sumber : autotunggal.com

Adapun rumus rangkaian paralelnya yaitu:

1/Rs = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + . . .

Keterangan:
Rp = Hambatan Total Rangkaan Paralel (Ω atau Ohm)
R1 = Hambatan Pertama (Ω atau Ohm)
R2 = Hambatan Kedua (Ω atau Ohm)
R3 = Hambatan Ketiga (Ω atau Ohm)

sumber : autotunggal.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *